Nova Arianto: Sejarah Ini Tak Terbayangkan

nova

Pelatih Timnas Indonesia U-17, Nova Arianto, mengaku masih sulit percaya dengan pencapaian luar biasa yang berhasil diraih tim asuhannya di ajang Piala Dunia U-17 2025. Di bawah kepemimpinannya, skuad Garuda Muda sukses menorehkan sejarah baru bagi sepak bola Indonesia.

Nova mengungkapkan bahwa capaian ini adalah hasil kerja keras seluruh pemain, staf pelatih, dan dukungan masyarakat Indonesia. Ia menyebut perjuangan menuju turnamen dunia tersebut tidaklah mudah, mengingat persaingan di level Asia yang sangat ketat.

“Saya jujur masih seperti bermimpi. Anak-anak tampil luar biasa, mereka menunjukkan semangat juang tinggi dan pantang menyerah. Ini bukan hanya sejarah bagi tim, tapi juga kebanggaan untuk seluruh rakyat Indonesia,” ujar Nova.

Meski langkah Garuda Muda terhenti di fase grup, mereka menorehkan sejarah memenangi laga pertama Indonesia di ajang Piala Dunia semua kelompok umur. “Terima kasih Tuhan, saya masih belum percaya bisa mengawal pemain-pemain muda ini bermain di level tertinggi sepak bola, Piala Dunia U-17,” tulis Nova dalam akun Instagram resminya, Rabu, 12 November 2025.

Indonesia mencatat kemenangan 2-1 atas Honduras dalam laga terakhir Grup H. Hasil itu menjadi kemenangan perdana Indonesia di turnamen FIFA sejak pertama kali tampil di Piala Dunia U-17 2023 di Jakarta. Namun satu kemenangan itu tak cukup membawa mereka ke babak 32 besar. Indonesia berada di peringkat tiga Grup H dengan tiga poin—hasil dari satu kemenangan dan dua kekalahan dari Zambia dan Brasil.

Di klasemen mini untuk delapan tim peringkat tiga terbaik, Indonesia menempati posisi ke-10, kalah selisih gol dari Meksiko yang berada di batas akhir zona lolos (Indonesia -5, Meksiko +2). “Maaf karena perjalanan kami hanya sampai fase grup. Semoga semua pemain bisa terus berproses dengan baik lewat pengalaman Piala Dunia kali ini,” ujar pelatih berusia 46 tahun itu.

Usai turnamen, Nova memberikan pesan khusus kepada anak asuhnya, Zahaby Gholy dan kawan-kawan, agar tidak cepat puas. “Jangan pernah berhenti sampai di sini, boys. Perjalanan kalian masih panjang,” tulisnya. Nova berharap para pemain muda itu mengambil pelajaran dari tiga pertandingan di Qatar. “Ambil semua pengalaman selama tampil di Piala Dunia karena pastinya kalian akan naik kelas.”

Mantan asisten pelatih Shin Tae-yong itu juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang mendukung perjalanan tim sejak awal 2024. Ia menyebut ada banyak pengorbanan yang dilakukan pemain dan staf pelatih sejak tim ini dibentuk. “Saya ingin sampaikan terima kasih kepada semua pemain, manajer, dan staf ofisial. Banyak pengorbanan yang dilakukan sejak awal 2024 hingga akhirnya kami sampai di tujuan akhir, Piala Dunia U-17,” ucapnya.

Nova tak lupa menyampaikan apresiasi kepada PSSI yang memberikan dukungan penuh terhadap program Garuda Muda. Sebelum tampil di Qatar, tim U-17 menjalani pemusatan latihan panjang, termasuk tampil di Piala Kemerdekaan 2025, serta uji coba di Bulgaria dan Uni Emirat Arab. “Terima kasih kepada Bapak Ketua Umum dan jajaran PSSI atas semua doa dan dukungan selama persiapan menuju Piala Dunia,” ujar Nova.

Ia juga memberikan penghormatan khusus kepada suporter Indonesia yang datang langsung ke stadion-stadion di Qatar. “Terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh pencinta sepak bola Indonesia dan Garuda Qatar yang tidak pernah berhenti mendukung kami. Dukungan itu menjadi motivasi pemain untuk tampil maksimal,” tutur dia.